Pendaftaran BPUM 2021 Kembali Dibuka, Tajuddin: Bantuan Sangat Bermanfaat untuk UMKM Ditengah Pandemi
(Tajuddin)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Program Bantuan
Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap ketiga kembali dibuka pemerintah. Program
tersebut tentu sangat membantu masyarakat pelaku usaha, dikala penerapan
Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakar (PPKM), yang termasuk diberlakukan
di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pemkab Kukar melalui Sekda H Sunggono, pada
29 Juli 2021 telah menyurati seluruh Camat se Kukar, perihal pengusulan calon
penerima BPUM 2021 tahap ketiga. Surat tersebut berdasarkan surat dari Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan
UKM Republik Indonesia, Nomor:B-60/Dep.2/VII/2021 tanggal; 26 Juli 2012.
Dinas Koperasi dan UMKM Kukar sebagai lembaga
pengusul tingkat kabupaten, menerima data pelaku usaha calon penerima BPUM
tahap ketiga 2021, yang nilainya Rp. 1,2 juta.
Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM H
Tajjudin, selama 2021 telah tiga kali melakukan penyaluran BPUM. Pendaftaran
BPUM tahap ketiga dibuka sejak 30 Juli sampai 13 Agustus 2021.
"Pendaftaran BPUM dibuka kembali,
masyarakat bisa mendaftar melalui Kelurahan maupun kantor Desa, yang kemudian
nanti data tersebut disampaikan ke kami selanjutnya diusulkan ke pemerintah
pusat," kata Tajjudin Jum'at (30/7/2021)
Masyarakat yang mendapatkan BPUM, lanjut
Tajuddin, yaitu masyarakat yang belum menerima BPUM dari 2020 maupun dari 2021,
pada intinya harus sesuai dengan syarat yang berlaku.
Adapun syarat ketentuan BPUM yaitu,
melampirkan surat pertanggungjawaban mutlak, memiliki usaha, bukan ASN, tidak
memiliki kredit dari pemerintah maupun lembaga lainnya, KTP Kukar.
Ia menyebutkan, jumlah pelaku usaha yang
menerima BPUM semakin meningkat, seperti 2020, Dinas Koperasi dan UMKM telah
mengusulkan ke Kementarian Koperasi dan UMKM sebanyak 33 ribu, namun yang
disetujui adalah 19 ribu.
Sementara pada 2021 ditahap pertama telah
mengusulkan 24 ribu dan tahap kedua 32 ribu. Menurutnya pada tahap ketiga ini,
pelaku UMKM yang mendaftar untuk penerima BPUM semakin banyak.
"Kami berharap yang diusulkan lebih
banyak dari kemarin, namun belum tahu yang disetujui berapa, bantuan ini sangat
bermanfaat bagi pelaku usaha ditengah pandemi Covid-19" tutupnya.(*riz/adv)